Kamis, 27 Mei 2010

Hicks Janjikan Pemain Bintang untuk Liverpool

Liverpool - Salah satu pemilik Liverpool, Tom Hicks, menjanjikan dana transfer yang cukup bagi Rafael Benitez untuk memperkuat timnya dengan pemain-pemain baru musim depan.

Dan, seperti dilansir Sporting Life, dana tersebut bukan didapat dari hasil penjualan pemain bintang, karena Liverpool tidak akan menjual bintangnya, janji Hicks. “Kami tak berniat menjual pemain bintang kami, dan kami punya dana transfer yang cukup.”

Tetapi, ini bukan pertama kalinya milyuner asal Amerika Serikat itu mengucap janji. Tahun 2007 lalu, pemilik bersama, dengan George Gillet, menjanjikan dana transfer untuk membeli pemain bintang dan pembangunan stadion baru. Namun tak ada yang terpenuhi.

“Banyak salah paham mengenai informasi dana transfer ini. Kami akan mendatangkan pemain yang tepat musim depan. Banyak misinformasi dicetuskan oleh orang-orang yang punya kepentingan tertentu, sayang sekali,” ujar Hicks ketika ditanya mengenai derasnya kritikan untuknya. “Tetapi yang jelas klub ini jauh lebih baik daripada tiga tahun lalu.”

“Kami telah melakukan yang terbaik. Saya secara pribadi kecewa usaha kami tidak dihargai seperti yang kami harapkan sebelumnya,” lanjut Hicks.

Hicks tetap pada keputusannya, bersedia menjual klub asal dengan harga tinggi dan orang yang tepat.

“Saya rasa saya sudah mengatakan, 600-800 juta pound (sekitar Rp 10,7 triliun) adalah harga yang realistis, tetapi pasar tetaplah pasar. Kita lihat saja nanti,” ujarnya kepadaSky Sports News.

“Kami akan melepasnya, tetapi hanya kepada perusahaan yang tepat, kami tak mau menjualnya dengan harga yang kurang cocok, kami ingin melakukannya dengan benar. Mungkin ini tidak akan terjadi di awal musim depan, tetapi kami merencanakannya di akhir tahun ini,” terangnya.

“Kami lebih fokus pada menemukan penerus yang tepat, orang yang bisa menyuntikkan dana kepada klub untuk membangun stadion baru, dan menjadikan Liverpool menjadi klub terbaik di dunia,” Hicks mengakhiri

Hutang Aquilani pada Liverpool

Roma – Gelandang Liverpool Alberto Aquilani mengaku tak sabar kembali ke Anfield untuk membayar hutang bermain akibat cedera di awal kedatangannya pertengahan tahun lalu.

The Reds memboyong Aquilani dari AS Roma dengan nilai transfer 20 juta Pound atau setara Rp 268 miliar namun baru bisa merumput pada paruh musim kedua karena cedera lutut yang didapatnya ketika menjalankan tugas kenegaraan.

Akibatnya, pemain 25 tahun ini hanya bermain sebanyak 13 kali di tahun pertamanya bersama Liverpool. Meski Aquilani bermain apik di empat laga sisa namun Si Merah tetap gagal menembus target empat besar alias berlaga di Liga Champions.

Sementara itu, seperti dilansir SkySport terdapat spekulasi di Italia bahwa Juventus berminat menggunakan jasa Aquilani setelah Piala Dunia musim panas ini. Menanggapi hal ini pemain yang diprospek sebagai pengganti Xabi Alonso oleh Rafael Benitz ini langsung menepisnya.

“Saya akan bertahan di Liverpool untuk banyak hal. Ingat, cedera angkel saya sudah sembuh,” katanya pada Leggo.

“Juve memang menginginkan saya sejak musim lalu dan sekarang setelah saya baca surat kabar ternyata mereka masih punya niat tersebut. Tapi saya benar-benar tak tahu apa-apa tentang itu,” ungkap Aquilani.

Rabu, 26 Mei 2010

Seruan untuk menjual Liverpool

Banyak suporter Liverpool kecewa dengan pemilik klub yang sekarang
Moores menjual klub kepada kedua orang Amerika tersebut apda tahun 2007, namun masa kepemilikan mereka menjadi sumber kontroversi dan kekhawatiran soal utang klub Liga Utama Inggris.
Dalam sepucuk kepada Times, Moores bersikukuh menyatakan dia bertidak dengan menempatkan ''kepentingan terbaik klub di hati''.
Dia menghendaki kedua pemilik klub saat ini agar meninggalkan klub dan menambahkan: ''Jangan hukum lagi para pendukung.''
Gillett dan Hicks menghadapi masa bergejolak sejak mengambilalih klub dari Moores dalam transaksi bernilai sekitar 200 juta pound sterling.
Para pendukung tidak menyukai keduanya. Suporter kerap menyuarakan kekecewaan mereka soal jumlah utang yang diambil oleh klub itu setelah pembelian.
Liverpool berutang sekitar 351 juta pound sterling. Kegagalan klub lolos ke Liga Champions musim depan memperkecil peluang untuk memperbaiki kondisi keuangannya.
Juga ada masalah pendanaan untuk stadiun baru dan anggaran untuk manajer Rafael Benitez.